Perubahan revolusi

 Nama:Yulita Ndruru

Kelas:12-IPS

1.pengertian perubahan sosial

   Perubahan sosial adalah bentuk peralihan yang mengubah tata kehidupan masyarakat yang berlangsung terus menerus karena sifat sosial yang dinamis dan bisa terus berubah,dan merupakan perubahan-perubahan yang terjadi pada individu dalam masyarakat dan juga lembaga-lembaga kemasyarakatan dalam suatu masyarakat yang memengaruhi sistem sosialnya, termasuk nilai, adat, budaya, sikap-sikap sosial dari Individu masyarakat tersebut, dan pola perilaku di antara kelompok-kelompok dalam masyarakat.


Berikut adalah contoh perubahan sosial :

Salah satu perubahan yang paling mungkin dilihat adalah pakaian. Gaya berpakaian pada zaman dulu berbeda dengan zaman sekaran


Bentuk-bentuk perubahan sosial dapat dibedakan  antara lain:


1.Perubahan Evolusioner 

Perubahan ini berlangsung secara lambat dan bertahap dalam jangka waktu panjang. Biasanya, perubahan ini tidak disadari oleh masyarakat karena berlangsung secara alami, seperti perubahan nilai, norma, dan kebudayaan. Contoh: perubahan sistem pertanian dari  tradisional ke modern.


2.Perubahan Revolusioner

Terjadi dengan cepat dan membawa dampak signifikan dalam waktu singkat. Perubahan ini biasanya melibatkan konflik atau tekanan besar. Contoh: Revolusi Industri dan Revolusi Prancis.


3.Perubahan Kecil

Perubahan yang hanya berpengaruh pada sebagian kecil aspek kehidupan masyarakat. Perubahan ini biasanya tidak membawa dampak besar terhadap struktur sosial secara keseluruhan. Contoh: perubahan mode pakaian.


4.Perubahan Besar

Perubahan yang memengaruhi seluruh aspek kehidupan masyarakat, seperti perubahan sistem pemerintahan atau sistem ekonomi. Contoh: peralihan dari sistem monarki ke republik.


KEBERHASILAN REHABILITAS HUTAN DAN LAHAN (RHJ) DI WONOGIRI JAWA TENGAH

Pendahuluan

Rehabilitasi hutan dan lahan telah menjadi salah satu upaya penting di dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Di kota Wonogiri yang terletak di bagia selatan Jawa Tengah, program ini telah berhasil membawa perubahan signifikan. Esai ini bertujuan untuk menganalisis perubahan sosial yang terjadi akibat program rehabilitasi itu dengan memakai teori fungsionalisme.

Isi

  Sebelum Rehabilitasi hutan dan lahan di Wonogiri mengalami kerusakan parah akibat deforestasi dan penggunaan lahan yang tidak berkelanjutan. Masyarakat setempat menghadapi masalah ekonomi dan lingkungan yang serius.

Proses Rehabilitasi 

 Program rehabilitasi melibatkan penanaman kembali pohon, pengelolaan lahan yang berkelanjutan, dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan. Dukungan dari pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini.

Perubahan yang Terjadi 

Pasca-rehabilitasi, terjadi peningkatan kualitas lingkungan dengan berkurangnya erosi dan peningkatan keanekaragaman hayati.Secara ekonomi, masyarakat mulai merasakan peningkatan kesejahteraan dari hasil hutan yang dikelola secara berkelanjutan. Sosial masyarakat juga berubah, dengan peningkatan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan. Analisis Teori Fungsionalisme Dari perspektif fungsionalisme, rehabilitasi hutan berfungsi sebagai mekanisme yang mengembalikan keseimbangan ekosistem. Hal ini membawa dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat yang bergantung pada lingkungan yang sehat untuk sumber mata pencaharian mereka.

Penutup

 Rehabilitasi hutan dan lahan di Wonogiri bukan hanya berhasil memperbaiki kondisi lingkungan tetapi meningkatkan pula kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat. Keberhasilan ini menunjukkan pentingnya dukungan berkelanjutan dari semua pihak dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

kehidupan sosial suku togutil

Rumah Adat Nias (Nias Selatan)